Perkuat Integritas Legislatif, DPRD Banten Ikuti Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK dan Wamendagri

Kamis, 29 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG, KONTRASINEWS –Pimpinan DPRD Provinsi Banten bersama seluruh ketua fraksi menghadiri Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi di Aula Kantor Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Kamis (29/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Banten Andra Soni bersama kepala daerah kabupaten/kota dan pimpinan DPRD dari Provinsi Banten dan Jawa Barat menandatangani komitmen bersama pencegahan korupsi dan perbaikan tata kelola pemerintahan.

Komitmen itu mencakup pembenahan sejumlah sektor strategis, mulai dari perencanaan, penganggaran hingga pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah BPKP Setya Nugraha, serta Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK Ely Kusumastuti.

Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim mengatakan, pencegahan korupsi harus menjadi komitmen seluruh unsur pemerintahan, baik eksekutif maupun legislatif.

Menurutnya, DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan transparan dan akuntabel melalui pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

“DPRD Banten berkomitmen untuk terus memperkuat integritas dan mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Pencegahan korupsi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak serta konsistensi dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawab masing-masing,” kata Fahmi.

Dia juga menyoroti pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemerintahan. Terutama dalam proses perencanaan program hingga penggunaan anggaran agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Fahmi menegaskan, komitmen antikorupsi perlu diwujudkan melalui pelaksanaan tugas dan kewenangan yang bertanggung jawab serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Sebelumnya, DPRD Banten juga menggelar Workshop Integritas dan Antikorupsi Sektor Legislatif pada Selasa (27/10/2026). Kegiatan tersebut melibatkan pimpinan dan anggota DPRD, termasuk pasangan mereka.

Workshop itu menjadi bagian dari upaya membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya integritas serta pencegahan perilaku koruptif, tidak hanya dalam lingkungan kerja, tetapi juga kehidupan keluarga.

Melalui dua agenda tersebut, DPRD Banten menyatakan komitmennya mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih sekaligus memperkuat pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. (ADV)

Berita Terkait

Mendagri Minta Satgas MBG Dipercepat, Begini Cara Pembentukan dan Mekanisme Pengawasannya
Wagub Banten Dimyati: Pemuda Harus Jadi Penegak Konstitusi dan Penjaga Pancasila
Merinding! Pembunuh Madiun Keluarkan Uang Rp13 Juta untuk Mesin Penggiling, Begini Penampakannya
Polri Ungkap 245 Tersangka Karhutla, 5.859 Hektare Lahan Terbakar
Karhutla Gunung Lawu Makin Meluas, Pemkab Karanganyar Tetapkan Status Tanggap Darurat
Motor MotoGP 2027 Lebih Ringan, Pebalap Ungkap Sensasi Baru Mesin 850cc
Masa Depan Manufaktur Otomotif: Ketika AI dan Robot Pintar Kuasai Pabrik Hyundai
Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Infrastruktur, DPRD Banten Bedah APBD 2027

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:13

Perkuat Integritas Legislatif, DPRD Banten Ikuti Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK dan Wamendagri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:33

Mendagri Minta Satgas MBG Dipercepat, Begini Cara Pembentukan dan Mekanisme Pengawasannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:30

Wagub Banten Dimyati: Pemuda Harus Jadi Penegak Konstitusi dan Penjaga Pancasila

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:28

Merinding! Pembunuh Madiun Keluarkan Uang Rp13 Juta untuk Mesin Penggiling, Begini Penampakannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:26

Polri Ungkap 245 Tersangka Karhutla, 5.859 Hektare Lahan Terbakar

Berita Terbaru