Karhutla Gunung Lawu Makin Meluas, Pemkab Karanganyar Tetapkan Status Tanggap Darurat

Selasa, 20 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KONTRAS – Viral di media sosial foto maupun video menunjukkan lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah menyala merah terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhuta).

Area kebakaran pun dikabarkan makin meluas hingga mendekati jalur pendakian Tambak dan mengarah ke Kecamatan Ngargoyoso.

“Malam ini, Senin, 19 Oktober 2026 kebakaran Gunung Lawu semakin besar. Api mulai mendekati Candi Cetho dan Kawah Segoro Gunung – Ngargoyoso,” tulis keterangan unggahan akun Threads @reditadp pada Senin, 19 Oktober 2026.

Dalam foto yang diunggah, kepulan asap terlihat membubung dengan api menyala di sekitarnya.

Sama halnya dengan unggahan di akun Threads @zumaahmd, yang turut melampirkan video kondisi asap di area lereng gunung.

“Api membesar dan meluas Senin malam. Kobaran api mendekati pendakian Candi Cetho,” tulisnya.

Sementara itu, menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, upaya water bombing sudah dilakukan pada siang hari meski sempat tertunda karena cuaca yang tak mendukung.

“Ada dua kali water bombing. Tadi awalnya ditunda karena cuacanya sangat tidak mendukung. Kemudian sekitar pukul 14.30 WIB dilakukan water bombing,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Karanganyar, Sugiharjo kepada awak media pada Senin, 19 Oktober 2026.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar pun telah menetapkan karhutla lereng Gunung Lawu status tanggap darurat.

“Tanggap darurat dimulai kemarin, tanggal 17 Oktober 2026, sampai dengan 14 hari ke depan,” imbuhnya.

Upaya pemadaman mengalami kendala karena medan terjal dan akses air yang terbatas di sekitar titik kebakaran.

“Lokasinya di lereng-lereng. Untuk mencapainya perlu kehati-hatian. Kita utamakan keselamatan karena air tidak bisa naik,” tutur Sugiharjo lagi.

Lebih lanjut, sekitar 300 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas, SAR kabupaten, dan relawan juga telah dikerahkan untuk menangani kebakaran.
***

Berita Terkait

Motor MotoGP 2027 Lebih Ringan, Pebalap Ungkap Sensasi Baru Mesin 850cc
Masa Depan Manufaktur Otomotif: Ketika AI dan Robot Pintar Kuasai Pabrik Hyundai
Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Infrastruktur, DPRD Banten Bedah APBD 2027
26 Tahun Banten, DPRD Dorong Pembangunan Tak Sekadar Tumbuh, tapi Berdampak
Karang Taruna Banten Siapkan Rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna Oktober Mendatang
Segel PUPR Banten Cuma Pajangan: Billboard Ilegal di Serang Tetap Nekat Tayangkan Iklan Rokok
Karang Taruna Banten Bagikan Masker Gratis Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau
Dari Bergantung Air Hujan Kini Bisa Panen Tiga Kali, Petani Sambut Baik Langkah Gubernur Andra Soni

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:14

Karhutla Gunung Lawu Makin Meluas, Pemkab Karanganyar Tetapkan Status Tanggap Darurat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:12

Motor MotoGP 2027 Lebih Ringan, Pebalap Ungkap Sensasi Baru Mesin 850cc

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:10

Masa Depan Manufaktur Otomotif: Ketika AI dan Robot Pintar Kuasai Pabrik Hyundai

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:16

Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Infrastruktur, DPRD Banten Bedah APBD 2027

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:55

26 Tahun Banten, DPRD Dorong Pembangunan Tak Sekadar Tumbuh, tapi Berdampak

Berita Terbaru