Berita Utama

DPUPR Pandeglang Enggan Berkomentar Banyak Terkait Adanya indikasi Dugaan Setoran Pada Koordinator Proyek Jakamantul

PANDEGLANG, KONTRAS – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang, Asep Rahmat tampaknya enggan berkomentar banyak terkait adanya Indikasi dugaan permainan setoran pada oknum koordinator program Jalan Kabupaten Mantap Betul (Jakamantul).

 

Saat dihubungi kontrasinews.com, Asep Rahmat hanya mengapresiasi atas adanya kritikan terkait isu dugaan setoran pada proyek yang menjadi unggulan di Pandeglang.

“Saya mengapresiasi dan berterima kasih atas masukannya, kita kawal bersama pembangunan infrastruktur tersebut agar hasilnya berkualitas,” kata Asep Rahmat melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat (18 Februari 2022).

Adapun tugas instansi dibawah naungan Asep Rahmat hanya menyelenggarakan proses pembangunan insfratruktur yang saat ini sedang berjalan.

 

“Kami DPUPR tugasnya adalah menyelenggarakan pemerintahan dalam bidang pembangunan infrastruktur,” jelasnya.

 

Diberitakan sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Tubagus Muhamad Afandi Pandeglang angkat bicara terkait program unggulan Pemkab Pandeglang yakni Program Jalan Kabupaten Mantap Betul (Jakamantul).

 

Program yang menjadi unggulan pemkab Pandeglang telah memakan anggaran hingga ratus miliar itu patut diduga adanya permainan setoran pada oknum koordinator proyek.

 

“Ada indikasi permainan setoran. Jangan sampai program Jakamantul Hanya bagi bagi berkat para elit saja tanpa mengutamakan kualitas,” kata Tubagus kepada kontrasinews.com.

 

Program yang bersumber dari APBD dan DAK itu merupakan uang masyarakat yang dihasilkan dari hasil pajak itu harus bisa memuaskan masyarakat. Jangan sampai kaum elit memperkaya diri sendiri dibalik program unggulan Pemkab Pandeglang.

 

“Setoran itu mengakibatkan dampak buruk terhadap kualitas infrastruktur jalan tersebut,” tururnya.

 

Ia pun meminta pihak penegak hukum dan semua elemen masyarakat untuk memantau langsung proses lelang sampai berjalannya pembangunan jalan.

 

“Jangan sampai akibat adanya setoran kepada oknum koordinator sehingga mengakibatkan dampak buruk terhadap kualitas pembangunan, kalau sudah begitu jelas yang rugi masyarakat,” tegasnya. (Zis/Red)

admin

Share
Published by
admin

Recent Posts

Sentil Fungsi Budgeting DPRD Serang, PP-HAMAS: Jangan Gunakan Aturan untuk “Lempar Batu Sembunyi Tangan”

SERANG, KONTRAS – Kritik tajam dilayangkan PP-HAMAS terhadap pimpinan DPRD Kabupaten Serang terkait fungsi budgeting(penganggaran)…

6 hari ago

Struktur Tunjangan DPRD Kabupaten Serang di APBD 2026 Disorot Akademisi Untirta : Tunjangan Per bulan Rp50 Juta Itu Moral Hazard!

SERANG,KONTRASINEWS – Besaran tunjangan anggota DPRD Kabupaten Serang yang menyentuh angka Rp50 juta per bulan…

7 hari ago

Mobil dan Rumah Mewah Disubsidi Negara, Segini Total Tunjangan DPRD Kabupaten Serang per Bulan

SERANG,KONTRAS - Struktur penghasilan dan belanja DPRD Kabupaten Serang memperlihatkan pola yang timpang: gaji pokok…

1 minggu ago

SPI: Pembangunan Infrastruktur Jadi Pendorong Utama Kepuasan Publik di Provinsi Banten

SERANG, KONTRASINEWS — Survei Politik Indonesia (SPI) merilis hasil Survei Kepuasan Publik terhadap Kinerja Gubernur…

1 bulan ago

Satu Tahun Pimpin Banten, Andra Soni Dinilai Letakkan Fondasi Pembangunan Kuat

KONTRAS, SERANG - Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Yudi Budi Wibowo, menilai satu tahun kepemimpinan…

2 bulan ago

Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Driver Ojek Pandeglang: Kepala Daerah yang Harusnya Bertanggung Jawab

KONTRAS, PANDEGLANG – Kasus kecelakaan maut akibat jalan berlubang di Jalan Raya Pandeglang-Labuan, tepatnya di…

2 bulan ago