Berita Utama

Struktur Tunjangan DPRD Kabupaten Serang di APBD 2026 Disorot Akademisi Untirta : Tunjangan Per bulan Rp50 Juta Itu Moral Hazard!

SERANG,KONTRASINEWS – Besaran tunjangan anggota DPRD Kabupaten Serang yang menyentuh angka Rp50 juta per bulan dalam APBD 2026 menuai kritik tajam. Akademisi sekaligus dosen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Ahmad Sururi, menilai struktur anggaran tersebut mencerminkan ketimpangan antara gaya hidup elit politik dengan realitas efisiensi yang ditekankan kepada publik.

Berdasarkan data APBD 2026, tunjangan perumahan menjadi pos terbesar dengan total Rp21,7 miliar, disusul tunjangan transportasi sebesar Rp15,4 miliar, dan tunjangan komunikasi intensif senilai Rp9,5 miliar. Komponen lainnya mencakup tunjangan reses, jabatan, hingga uang representasi yang nilainya bervariasi.

Kritik Efisiensi dan Ketimpangan

Ahmad Sururi menegaskan bahwa di tengah instruksi pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi anggaran—bahkan mendorong ASN untuk Work From Home (WFH) dan membatasi transportasi pribadi—besaran tunjangan elit DPRD justru tetap melambung tinggi.

“Ini namanya moral hazard. Di saat program publik dipangkas dan masyarakat diminta berhemat, para elit tetap menikmati tunjangan besar. Struktur ini harus direkonstruksi ulang berbasis rasio pendapatan daerah dan belanja publik yang sehat,” tegas Sururi.

Persoalan Akuntabilitas Kolektif

Menanggapi sikap Ketua DPRD yang melimpahkan kewenangan aturan tunjangan kepada Bupati melalui Peraturan Bupati (Perbub), Sururi melihat adanya masalah dalam akuntabilitas kolektif. Meski regulasi ditetapkan kepala daerah, ia mengingatkan bahwa DPRD memiliki fungsi penyusunan dan persetujuan anggaran (Budgeting).

“Secara legal memang ada PP dan Perbub yang mengatur, namun persoalannya bukan sekadar legalitas. Pertanyaannya adalah, apakah legalitas tersebut legitimate secara sosial di mata publik?” lanjutnya.

Tinjauan Value for Money

Menggunakan pendekatan Value for Money, Sururi mempertanyakan aspek ekonomi, efisiensi, dan efektivitas dari anggaran tersebut:

  1. Kewajaran Harga Pasar: Apakah tunjangan perumahan sebesar Rp20 juta per bulan mencerminkan harga sewa yang wajar di wilayah Serang?
  2. Output Kinerja: Apakah besarnya tunjangan tersebut berbanding lurus dengan peningkatan kinerja anggota DPRD dalam melayani kepentingan masyarakat?

Menurutnya, fenomena ini menunjukkan adanya masalah tata kelola keuangan daerah, di mana kebijakan cenderung digunakan untuk memaksimalkan keuntungan pribadi elit melalui instrumen hukum yang sah secara formal namun minim empati publik.

Struktur Rincian Tunjangan DPRD Kabupaten Serang (APBD 2026):

Komponen Tunjangan

Total Anggaran

Tunjangan Perumahan

Rp21.729.500.000

Tunjangan Transportasi

Rp15.485.300.000

Tunjangan Komunikasi Intensif

Rp9.555.000.000

Tunjangan Reses

Rp2.205.000.000

Tunjangan Jabatan

Rp1.615.677.000

Uang Representasi

Rp1.114.260.000

Operasional Pimpinan

Rp393.120.000

admin

Share
Published by
admin

Recent Posts

Sentil Fungsi Budgeting DPRD Serang, PP-HAMAS: Jangan Gunakan Aturan untuk “Lempar Batu Sembunyi Tangan”

SERANG, KONTRAS – Kritik tajam dilayangkan PP-HAMAS terhadap pimpinan DPRD Kabupaten Serang terkait fungsi budgeting(penganggaran)…

2 bulan ago

Mobil dan Rumah Mewah Disubsidi Negara, Segini Total Tunjangan DPRD Kabupaten Serang per Bulan

SERANG,KONTRAS - Struktur penghasilan dan belanja DPRD Kabupaten Serang memperlihatkan pola yang timpang: gaji pokok…

2 bulan ago

SPI: Pembangunan Infrastruktur Jadi Pendorong Utama Kepuasan Publik di Provinsi Banten

SERANG, KONTRASINEWS — Survei Politik Indonesia (SPI) merilis hasil Survei Kepuasan Publik terhadap Kinerja Gubernur…

3 bulan ago

Satu Tahun Pimpin Banten, Andra Soni Dinilai Letakkan Fondasi Pembangunan Kuat

KONTRAS, SERANG - Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Yudi Budi Wibowo, menilai satu tahun kepemimpinan…

3 bulan ago

Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Driver Ojek Pandeglang: Kepala Daerah yang Harusnya Bertanggung Jawab

KONTRAS, PANDEGLANG – Kasus kecelakaan maut akibat jalan berlubang di Jalan Raya Pandeglang-Labuan, tepatnya di…

3 bulan ago

Tinawati Andra Soni Kenalkan Seragam Ungu Posyandu: Simbol Kebanggaan dan Pemberdayaan

SERANG, KONTRAS- Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Banten Tinawati Andra Soni memperkenalkan seragam resmi…

7 bulan ago