Berita Utama

BPDP dan IPB Training Berikan Pelatihan Komprehensif untuk Petani Sawit Lebak: Dorong Kualitas dan Kontribusi Nasional

SERANG, KONTRASINEWS – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), berkolaborasi dengan IPB Training, sedang mengadakan Pelatihan Kelas Teknis Budidaya Kelapa Sawit (TBKS) dan pemetaan lokasi perkebunan kelapa sawit angkatan pertama.

Pelatihan ini berlangsung di salah satu hotel terkemuka di Kota Serang dan diikuti oleh 76 petani dari Kabupaten Lebak, Banten.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola lahan kelapa sawit secara lebih modern dan efisien.

Dr. Ir. Ahmad Junaedi, Tim Ahli IPB Training di bidang pertanian, merinci delapan tujuan utama dari pelatihan ini:

  • Memahami Kebijakan dan Regulasi terkait pemetaan lahan perkebunan.
  • Mengetahui Dasar-dasar Pemetaan Lahan yang akurat.
  • Mengenal dan Menggunakan Alat Pemetaan modern.
  • Memahami Manfaat dan Metode Tracking serta Sensus Tanaman.
  • Mengetahui Pemetaan Kebun dengan Metode Poligon dan pembuatan peta kebun.
  • Menganalisis dan Mengelola Data Pengukuran Lahan.
  • Memahami Cara Penyajian dan Membaca Peta dengan benar.
  • Memberikan Keterampilan Praktis dalam pemetaan kebun dan pengolahan hasilnya.

Junaedi juga menyoroti peran strategis kelapa sawit bagi ekonomi Indonesia.

“Kelapa sawit menghasilkan devisa untuk negara sebesar Rp 440 triliun per tahun, dan output lebih dari Rp 1.000 triliun per tahun,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa Indonesia, sebagai penghasil minyak sawit nomor satu di dunia, harus mampu menjaga kualitas dan kuantitas produksinya.

Peningkatan SDM Petani Sawit Jadi Prioritas Kementan

M. Apuk Ismane, Ketua Tim Bidang Kelembagaan dan Ketenagaan Pelatihan BPPSDMP Kementerian Pertanian, menyoroti tantangan krusial bagi petani sawit di tahun 2025.

“Tantangan kita tahun ini adalah meningkatkan kualitas SDM para petani sawit di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia ini sejalan dengan fokus pemerintah untuk mewujudkan kemandirian bangsa melalui swasembada pangan.

Untuk mendukung program kelapa sawit secara komprehensif, Kementerian Pertanian berupaya mengoptimalkan lahan seluas 3 juta hektar, serta meningkatkan infrastruktur vital seperti irigasi, bendungan, dan transportasi pertanian.

Pelatihan TBKS ini diharapkan dapat membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan mutakhir dalam budidaya kelapa sawit yang baik.

Hal ini krusial untuk mendukung peningkatan produksi, menjaga kualitas, dan memastikan keberlanjutan industri sawit nasional di tengah dinamika dan tantangan global.***

admin

Share
Published by
admin

Recent Posts

Sentil Fungsi Budgeting DPRD Serang, PP-HAMAS: Jangan Gunakan Aturan untuk “Lempar Batu Sembunyi Tangan”

SERANG, KONTRAS – Kritik tajam dilayangkan PP-HAMAS terhadap pimpinan DPRD Kabupaten Serang terkait fungsi budgeting(penganggaran)…

6 hari ago

Struktur Tunjangan DPRD Kabupaten Serang di APBD 2026 Disorot Akademisi Untirta : Tunjangan Per bulan Rp50 Juta Itu Moral Hazard!

SERANG,KONTRASINEWS – Besaran tunjangan anggota DPRD Kabupaten Serang yang menyentuh angka Rp50 juta per bulan…

7 hari ago

Mobil dan Rumah Mewah Disubsidi Negara, Segini Total Tunjangan DPRD Kabupaten Serang per Bulan

SERANG,KONTRAS - Struktur penghasilan dan belanja DPRD Kabupaten Serang memperlihatkan pola yang timpang: gaji pokok…

1 minggu ago

SPI: Pembangunan Infrastruktur Jadi Pendorong Utama Kepuasan Publik di Provinsi Banten

SERANG, KONTRASINEWS — Survei Politik Indonesia (SPI) merilis hasil Survei Kepuasan Publik terhadap Kinerja Gubernur…

1 bulan ago

Satu Tahun Pimpin Banten, Andra Soni Dinilai Letakkan Fondasi Pembangunan Kuat

KONTRAS, SERANG - Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Yudi Budi Wibowo, menilai satu tahun kepemimpinan…

2 bulan ago

Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Driver Ojek Pandeglang: Kepala Daerah yang Harusnya Bertanggung Jawab

KONTRAS, PANDEGLANG – Kasus kecelakaan maut akibat jalan berlubang di Jalan Raya Pandeglang-Labuan, tepatnya di…

2 bulan ago