Categories: Berita Utama

Kejari Pandeglang Akan Periksa Dugaan BLT DD Kalang Anyar Yang Tak Disalurkan

PANDEGLANG, KONTRAS – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang, akan mengecek bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa Kalang Anyar, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, tahap I Tahun 2022 yang diduga tak disalurkan, padahal Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) penyaluran sudah masuk ke DPMPD Pendeglang.

Kasi Intel Kejari Pandeglang, Wildani Hapit mengatakan jika pihaknya akan melakukan pemeriksaan terkait dugaan BLT DD Kalang Anyar yang tak kunjung disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Kami akan cek dulu, apakah dari pihak kepolisian dan inspektorat sudah melakukan pemeriksaan. Jika tidak kami yang akan turun,” Kata Wildan Hapit kepada kontrasinews.com saat ditemui diruangkerjanya, Jumat (8 Juli 2022).

Sebelum mengecek kelapangan, Wildan pun akan mengumpulkan alat-alat bukti terlebih dahulu. Semua itu karena prosedur yang harus ditempuhnya. “Kami akan memeriksa dulu serta mengumpulkan alat-alat bukti dan keterangan di bawah,” tegasnya.

Jika proses itu telah ditempuh dan pihaknya mendapatkan alat bukti yang cukup maka tidak menutupkemungkinan pihak desa akan diproses secara hukum yang berlaku. “Jika ada yang dari pengaduan itu benar ada pelanggaran kami akan tindak lanjut secara proses hukum,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, penyaluran BLT yang bersumber dari anggaran dana Desa Kalang Anyar, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, tahap I Tahun 2022 diduga digelapkan oleh oknum pegawai desa. Pasalanya, penyaluran yang tak kunjung disalurkan namun laporan pertanggungjawaban sudah masuk ke DPMPD Pandeglang.

Salah satu operator Desa, yang enggan disebutkan namanya mengaku bahwa anggaran BLT DD Tahap I Kalang Anyar, Kecamatan Labuan sudah cair pada bulan April 2022 namun tak kunjung disalurkan. Anehnya, laporan tersebut sudah masuk ke pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa ( DPMPD) Pandeglang.

“Saya juga kaget pas dapat telpon dari pihak DPMPD Pandeglang terkait laporan penyaluran BLT DD tahap I karena ada kesalahaan pada laporan itu, padahal saya tidak pernah membuat laporan karena belum ada penyaluran BLT DD tahap I. Saya pun tidak bertanggungjawab laporan itu karena belum pernah membuatnya,” kata Operator Desa Kalang Anyaryang enggan disebutkan namanya kepada kontrasinews.com melalui telpon seluler belum lama ini. (Zis/Red)

admin

Share
Published by
admin

Recent Posts

Tinawati Andra Soni Kenalkan Seragam Ungu Posyandu: Simbol Kebanggaan dan Pemberdayaan

SERANG, KONTRAS- Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Banten Tinawati Andra Soni memperkenalkan seragam resmi…

3 bulan ago

Gubernur Andra Soni Perintahkan ASN Pemprov Banten Responsif pada Permasalahan Masyarakat

SERANG, KONTRAS - Gubernur Andra Soni menegaskan pentingnya respons cepat dan pelayanan optimal dari seluruh…

3 bulan ago

MAUNG BANTEN SEHAT Resmi Mengaum: Ini Inovasi Digital yang Bikin Pimpinan Cek Kesehatan Anggota Cuma Sekali Klik

Serang, Kontrasinews.com – Dalam upaya konkret mewujudkan personel Polri yang sehat, tangguh, dan siap menjalankan…

3 bulan ago

Sidak Tiga Instansi di Pasar Badak: Beras Aman, Harga Medium-Premium di Bawah HET

KONTRASINEWS, PANDEGLANG- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pandeglang memastikan stok dan harga beras di…

4 bulan ago

BPDP dan IPB Training Berikan Pelatihan Komprehensif untuk Petani Sawit Lebak: Dorong Kualitas dan Kontribusi Nasional

SERANG, KONTRASINEWS – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), berkolaborasi dengan IPB Training, sedang mengadakan Pelatihan…

7 bulan ago

Sambangi Ponpes Al-Gaitsa, Ahmad Fauzi Ingatkan Santri Peran Ulama dalam Kemerdekaan RI

LEBAK, KONTRAS – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) daerah pemilihan Banten…

7 bulan ago