News

Dianggap Abaikan Prokes, Pelantikan 206 Kades Terpilih di Pandeglang Kini Jadi Sorotan

PANDEGLANG, KONTRAS – Usai Prosesi pelantikan kepada 206 kepala desa di Alun-alun Pandeglang dinilai telah melanggar protokol kesehatan. Pasalnya, ratusan Kades dan pendukungnya terlihat berkerumun tanpa menjaga jarak dan ada pula yang tidak memakai masker pada saat sesi foto bersama.

 

Ketua DPW Perisai Pembela Aspirasi Masyarakat (PERPAM) Provinsi Banten, Erlan Felany Fazry menilai pihak panitia terkesan tidak siap untuk mengantisifasi kerumunan warga saat sesi foto bersama. Padahal proses pelantikan sudah berlangsung tertib.

 

“Saya melihat langsung kerumunan massa terjadi saat sesi foto bersama antara Kades yang usai dilantik bersama para anggota keluarga dan pendukungnya,” kata Erlan kepada kontrasinews.com, Senin (8 November 2021).

 

Erlan pun menegaskan jika pihak panitia siap untuk mengantisifasi kerumunan masa, maka pelanggaran prokes usai pelantikan tidak akan terjadi. Akibat kejadian ini maka pihak panitia harus bertanggung pada saat pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 belum usai.

 

“Seharusnya saat sesi foto bersama dilakukan penjagaan ketat agar tidak terjadi pelanggaran protokol,” tegas Erlan.

 

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemdes pada DPMPD Pandeglang, Asep Permana mengatakan bahwa saat memberikan undangan pelantikan pada kades terpilih pihaknya sudah menghimbau agar tidak membawa masa saat prosesi pelantikan. Bahkan disurat undangan tersebut disampaikan bahwa kades yang akan dilantik cukup membawa istri saja.

 

“Dalam undangan sudah kita sampaikan hanya kades yang akan dilantik, istri dan BPD. Serta di himbau untuk tidak membawa masa atau tim sukses,” jelasnya.

 

Adapun membludaknya masa saat prosesi pelantikan, Asep menilai bahwa itu merupakan antusias masyarakat untuk melihat langsung proses pelantikan. Sementara agar tidak terjadi kerumanan masa dan tetap menjaga prokes, aparat keamanan sudah melakukan himbauan.

 

“Antusias masyarakat sangat tidak bisa kita bendung untuk melihat pelantikan ini. Aparat keamanan dan lain-lain sudah selalu menghimbau,” tegasnya. (Zis/Red)

admin

Recent Posts

Sentil Fungsi Budgeting DPRD Serang, PP-HAMAS: Jangan Gunakan Aturan untuk “Lempar Batu Sembunyi Tangan”

SERANG, KONTRAS – Kritik tajam dilayangkan PP-HAMAS terhadap pimpinan DPRD Kabupaten Serang terkait fungsi budgeting(penganggaran)…

7 hari ago

Struktur Tunjangan DPRD Kabupaten Serang di APBD 2026 Disorot Akademisi Untirta : Tunjangan Per bulan Rp50 Juta Itu Moral Hazard!

SERANG,KONTRASINEWS – Besaran tunjangan anggota DPRD Kabupaten Serang yang menyentuh angka Rp50 juta per bulan…

1 minggu ago

Mobil dan Rumah Mewah Disubsidi Negara, Segini Total Tunjangan DPRD Kabupaten Serang per Bulan

SERANG,KONTRAS - Struktur penghasilan dan belanja DPRD Kabupaten Serang memperlihatkan pola yang timpang: gaji pokok…

1 minggu ago

SPI: Pembangunan Infrastruktur Jadi Pendorong Utama Kepuasan Publik di Provinsi Banten

SERANG, KONTRASINEWS — Survei Politik Indonesia (SPI) merilis hasil Survei Kepuasan Publik terhadap Kinerja Gubernur…

1 bulan ago

Satu Tahun Pimpin Banten, Andra Soni Dinilai Letakkan Fondasi Pembangunan Kuat

KONTRAS, SERANG - Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Yudi Budi Wibowo, menilai satu tahun kepemimpinan…

2 bulan ago

Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Driver Ojek Pandeglang: Kepala Daerah yang Harusnya Bertanggung Jawab

KONTRAS, PANDEGLANG – Kasus kecelakaan maut akibat jalan berlubang di Jalan Raya Pandeglang-Labuan, tepatnya di…

2 bulan ago