SERANG – Pengurus Karang Taruna Provinsi Banten periode 2026–2031 resmi mengawali masa bakti mereka setelah dikukuhkan secara langsung oleh Gubernur Banten.
Mengusung semangat kolaborasi, organisasi kepemudaan ini langsung memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dalam mengawal program-program pembangunan.
Berdasarkan pantauan, pada momentum pelantikan ini pun dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT), Jajaran Wakil Ketua Umum PNKT, Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Prioyono, Forkopimda Provinsi Banten, pilar sosial Provinsi Banten dan Pengurus Karang Taruna Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten.
Ketua Karang Taruna Banten, Yudi Wibowo, menegaskan bahwa lembaganya hadir sebagai “anak kandung” pemerintah yang berakar dari regulasi Kementerian Sosial serta Surat Keputusan (SK) Pengurus Nasional.
Menurutnya, fokus utama organisasi setelah pengukuhan ini adalah memastikan kehadiran Karang Taruna dirasakan langsung melalui sinergi nyata dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta visi-misi kepala daerah.
“Sejatinya Karang Taruna dibentuk untuk membantu pemerintah dalam bidang sosial dan kepemudaan. Kami berkomitmen setelah dikukuhkan ini untuk melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten guna menyelesaikan berbagai target pembangunan,” Kata Yudi.
Ditempat yang sama, Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI Agus Jabo Priyono menekankan pentingnya peran strategis Karang Taruna sebagai pilar Kementerian Sosial di tingkat daerah. Ia mendorong para pemuda Banten agar lebih terlibat aktif dan menjadi penggerak utama dalam berbagai aksi sosial kesejahteraan masyarakat.
“Saya meminta pengurus Karang Taruna Provinsi Banten periode 2026–2031 untuk terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial, khususnya membantu pengentasan kemiskinan, serta memastikan bantuan dan program pemerintah dapat terdistribusi secara tepat sasaran,” ujar Wamensos Agus Jabo Priyono.
Agus Jabo Priyono meminta agar para pengurus untuk ikut mengawal program strategis pemerintah serta turut mengawal dan menyukseskan program Sekolah Rakyat yang ada di wilayah Banten.
“Program Sekolah Rakyat ini adalah instrumen krusial dari pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” pintanya
Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas pengukuhan kepengurusan baru ini.
Gubernur menegaskan bahwa pemuda merupakan fondasi utama dalam mempercepat pembangunan kesejahteraan sosial di wilayah Banten.
“Kami siap berjalan berdampingan dan membuka ruang sinergi seluas-luasnya agar program-program pembangunan dapat langsung menyentuh akar rumput,” tegas Gubernur Banten. ***






