Pemprov Banten Dukung Gerakan Eco Waste Group 1 Kopassus yang Kelola Sampah dari Hulu

Minggu, 16 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KONTRAS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memberikan apresiasi kepada group 1 Kopassus yang telah menginisiasi kegiatan Eco Waste. Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten Wawan Gunawan yang mewakili Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah dalam Awarding Eco Waste di Bumi Perkemahan Taman Kopassus, Kota Serang, Sabtu (15/8/2026).

Wawan mengatakan, berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) 2025, Provinsi Banten menghasilkan 8.126 ton sampah per hari. Dari jumlah tersebut, hanya 13,4 persen atau sekitar 1.092 ton yang terkelola dengan baik.

Sementara itu, 46,4 persen atau 3.771 ton masih ditimbun di tempat pemrosesan akhir (TPA) dengan metode open dumping. Sedangkan 40,2 persen atau 3.263 ton terbuang langsung ke lingkungan melalui pembakaran terbuka serta pembuangan ilegal.

Angka ini bukan sekadar statistik, kalau kita bayangkan, berarti setiap hari ada lebih dari delapan ribu ton sampah yang harus kita kelola, angkut, pilah, olah dan pastikan tidak mencemari lingkungan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, menurut Wawan, persoalan sampah tidak akan pernah selesai apabila pengelolaannya masih menggunakan pola lama, yakni dikumpulkan, diangkut, kemudian dibuang. Pola tersebut akan terus menambah beban TPA, meningkatkan biaya pengangkutan, serta memperbesar kebutuhan lahan.

“Karena itu, angka 8.126 ton per hari harus menjadi alarm bagi kita semua, ini adalah persoalan kita bersama karena setiap hari kita memproduksi sampah, maka setiap hari pula kita harus ikut bertanggung jawab terhadap sampah yang kita hasilkan,” ungkapnya.

Wawan menjelaskan, penyelesaian persoalan sampah tidak hanya dilakukan di hilir, tetapi harus dimulai dari hulu, seperti rumah tangga, lingkungan, desa, kelurahan, pasar, dan berbagai sumber sampah lainnya. Oleh sebab itu, setiap desa dan kelurahan di Provinsi Banten diharapkan mulai membangun sistem pengelolaan sampah sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing.

“Eco Waste diharapkan dapat dijadikan sebagai gerakan bersama untuk mengubah perilaku, mengedukasi masyarakat, membangun ekonomi sirkular, memperkuat kolaborasi dan untuk memastikan generasi yang akan datang menerima lingkungan yang lebih baik,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Pelaksana Eco Waste Ariani Damayanti mengatakan, program Desa Berkelanjutan di Provinsi Banten merupakan kegiatan yang melibatkan desa-desa di berbagai daerah. Untuk 11 desa binaan di bawah naungan Group 1 Kopassus, perlombaan dilaksanakan secara langsung. Sementara desa-desa di luar desa binaan mengikuti perlombaan dengan mengunggah video melalui akun media sosial Aliansi Satu Aksi.

Pihaknya juga menggelar workshop di Taman Group 1 Kopassus untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pengolahan sampah, antara lain melalui komposter, biopori, rumah maggot, pekarangan ayam, dan rocket stove.

“Untuk 11 desa binaan di bawah naungan Group 1 Kopassus sudah membuat pengolahan sampah yang akan dimonitoring oleh setiap batalion,” ungkapnya.

Berita Terkait

Karang Taruna Banten Bagikan Masker Gratis Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau
Dari Bergantung Air Hujan Kini Bisa Panen Tiga Kali, Petani Sambut Baik Langkah Gubernur Andra Soni
Menakar Batas Kebebasan Berdemonstrasi dan Penegakan Hukum yang Proporsional
Hadiri Pagelaran Seni Nusantara, Gubernur Banten Andra Soni Ajak Generasi Muda Rawat Budaya
Gubernur Banten Andra Soni Dorong Kompetisi Diperbanyak untuk Cetak Atlet Berprestasi
Wagub Banten Dimyati Natakusumah Ajak Komunitas Catur Perkuat Pembinaan Generasi Muda
Gubernur Banten Kukuhkan Pengurus Karang Taruna 2026–2031, Siap Jadi Garda Depan Pembangunan Sosial
Buka Kejuaraan Nyimas Banten II, Wagub Dimyati Ajak Generasi Muda Belajar dan Tekuni Silat

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:00

Karang Taruna Banten Bagikan Masker Gratis Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau

Rabu, 2 September 2026 - 09:56

Dari Bergantung Air Hujan Kini Bisa Panen Tiga Kali, Petani Sambut Baik Langkah Gubernur Andra Soni

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:52

Menakar Batas Kebebasan Berdemonstrasi dan Penegakan Hukum yang Proporsional

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:11

Hadiri Pagelaran Seni Nusantara, Gubernur Banten Andra Soni Ajak Generasi Muda Rawat Budaya

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:58

Gubernur Banten Andra Soni Dorong Kompetisi Diperbanyak untuk Cetak Atlet Berprestasi

Berita Terbaru