Gubernur Banten Andra Soni Dorong Kompetisi Diperbanyak untuk Cetak Atlet Berprestasi

Sabtu, 22 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KONTRAS – Di antara para pelajar yang berlaga dalam Lomba Futsal Porseni Piala Gubernur Banten 2026, tersimpan potensi atlet muda yang kelak dapat membawa nama Banten hingga tingkat nasional dan internasional. Dari lapangan futsal, semangat pembinaan itu diharapkan tumbuh menjadi bagian dari upaya membangun prestasi olahraga secara lebih luas. Karena itu, Gubernur Banten Andra Soni mendorong kompetisi futsal dan berbagai cabang olahraga lainnya diperbanyak sebagai ruang bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman, dan membentuk mental juara.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat membuka Lomba Futsal Porseni Piala Gubernur Banten Tahun 2026 di Lapangan LJ Futsal, Legok, Kota Serang, Sabtu (22/8/2026).

Andra Soni mengatakan latihan rutin harus diimbangi pengalaman bertanding. Kompetisi menjadi ruang bagi atlet untuk menguji kemampuan, membangun mental, sekaligus belajar menghadapi tekanan dan persaingan.

“Latihan tiap hari, tetapi kalau tidak pernah bertanding, tidak terjadi peningkatan. Oleh karena itu saya minta kepada PSSI dan Pengurus Federasi Futsal Banten untuk sebanyak-banyaknya membuat pertandingan atau memberikan event kepada atlet-atlet muda kita,” kata Andra Soni.

Ia mencontohkan Brasil yang memiliki tradisi kuat dalam pembinaan sepak bola melalui banyaknya kesempatan bertanding bagi pemain muda. Menurut Andra, semakin banyak pengalaman kompetisi akan semakin matang kemampuan dan mental seorang atlet.

Pesan tersebut diperkuat dengan keberadaan talenta muda Banten yang mampu menembus level nasional. Salah satunya Ibnu Alan, atlet futsal asal Labuan, Kabupaten Pandeglang, yang kini dipercaya sebagai kapten Tim Nasional Futsal U-17 Indonesia pada turnamen internasional U-17 VI Nations di Spanyol.

Sebelumnya, Ibnu sukses membawa Timnas Futsal U-16 Indonesia menjuarai ASEAN Cup Futsal 2025 dan meraih penghargaan Pemain Terbaik (Best Player). Bagi Andra, capaian tersebut menunjukkan bahwa atlet dari daerah memiliki peluang besar untuk berprestasi apabila memperoleh pembinaan dan kesempatan bertanding yang cukup.

“Ibnu adalah contoh anak muda yang memiliki prestasi. Saya yakin masih banyak anak-anak Banten yang punya peluang maju ke tingkat nasional, asal kesempatan bertandingnya diberikan,” katanya.

Andra Soni juga mendorong dukungan terhadap atlet tidak berhenti pada pembinaan olahraga. Pelajar yang memiliki prestasi olahraga secara berjenjang dan dapat divalidasi perlu mendapat kemudahan dalam mengakses pendidikan di sekolah. Ia juga meminta atlet berprestasi mendapat peluang beasiswa agar pendidikan dan prestasi olahraga dapat berjalan beriringan.

“Pemain-pemain yang berprestasi juga tolong dicarikan beasiswa, supaya mereka bisa olahraga,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Jamaludin mengatakan Lomba Futsal Porseni Piala Gubernur Banten 2026 diharapkan menjadi agenda tahunan untuk memberikan ruang bagi siswa menyalurkan bakat, minat, kreativitas, dan sportivitas.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana menemukan talenta terbaik yang dapat mewakili Banten di tingkat nasional maupun internasional.

Tahun ini, kompetisi diikuti 16 tim, masing-masing merupakan dua tim terbaik dari setiap kabupaten/kota se-Banten. Total kegiatan melibatkan 312 orang, terdiri atas 224 peserta, 48 ofisial, delapan ketua kontingen, 12 wasit, dan 20 petugas pertandingan.

Para pemenang mendapatkan trofi dan piagam penghargaan dari Gubernur Banten. Juara pertama memperoleh hadiah Rp30 juta, juara kedua Rp25 juta, dan juara ketiga Rp15 juta.

Pembukaan turut dihadiri Ketua KONI Banten Agus Rasyid, Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Banten Awal Pasenggong, serta sejumlah organisasi dan unsur pembinaan olahraga.

Di sela pertandingan, Andra Soni berpesan agar pertandingan dijalani dengan menjunjung sportivitas dan persahabatan. Menurutnya, olahraga bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter, mental, disiplin, dan kepemimpinan generasi muda Banten.

“Bertandinglah secara sportif, jaga persaudaraan, jaga persahabatan, gunakan teknik kalian sebaik-baiknya dan jangan pernah berpikir mencederai kawan maupun lawan. Karena inti dari olahraga adalah sportivitas,” paparnya.

Berita Terkait

26 Tahun Banten, DPRD Dorong Pembangunan Tak Sekadar Tumbuh, tapi Berdampak
Karang Taruna Banten Siapkan Rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna Oktober Mendatang
Segel PUPR Banten Cuma Pajangan: Billboard Ilegal di Serang Tetap Nekat Tayangkan Iklan Rokok
Karang Taruna Banten Bagikan Masker Gratis Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau
Dari Bergantung Air Hujan Kini Bisa Panen Tiga Kali, Petani Sambut Baik Langkah Gubernur Andra Soni
Menakar Batas Kebebasan Berdemonstrasi dan Penegakan Hukum yang Proporsional
Hadiri Pagelaran Seni Nusantara, Gubernur Banten Andra Soni Ajak Generasi Muda Rawat Budaya
Wagub Banten Dimyati Natakusumah Ajak Komunitas Catur Perkuat Pembinaan Generasi Muda

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:55

26 Tahun Banten, DPRD Dorong Pembangunan Tak Sekadar Tumbuh, tapi Berdampak

Sabtu, 26 September 2026 - 04:55

Karang Taruna Banten Siapkan Rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna Oktober Mendatang

Jumat, 11 September 2026 - 10:14

Segel PUPR Banten Cuma Pajangan: Billboard Ilegal di Serang Tetap Nekat Tayangkan Iklan Rokok

Senin, 7 September 2026 - 11:00

Karang Taruna Banten Bagikan Masker Gratis Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau

Rabu, 2 September 2026 - 09:56

Dari Bergantung Air Hujan Kini Bisa Panen Tiga Kali, Petani Sambut Baik Langkah Gubernur Andra Soni

Berita Terbaru